Minggu, 10 Juli 2011

BACALAH HAMDALLAH

Wahai anakku,
disaat engkau mengakhiri setiap ucapanmu
disaat engkau menyudahi segala amalmu,
katakanlah dengan lisanmu yang fasih
kalimat hamdallah,
segala puji hanya ditujukan kepada Allahmu
segala kebersyukuran nikmatmu hanya ditujukan kepada Rabbmu,
maka engkau adalah hambaNya,
maka engkau adalah umat Muhammad-Nya.
Wahai anakku,
bacaan hamdallah menjadi bermakna,
bacaan hamdallah menjadi syukurmu,
manakala engkau menghayatinya dengan hatimu
manakala engkau tujukan hanya kepada Tuhanmu.
Wahai anakku,
pujimu kepada Tuhanmu, bukanlah balasanmu
pujimu kepada Tuhanmu, hanya syukurmu,
maka jangan pernah berhenti, engkau ucapkan hamdallah
maka jangan pernah jemu, engkau ucapkan hamdallah
membaca hamdallah adalah taqwamu
membaca hamdallah adalah nikmatmu.
Wahai anakku,
syukurmu adalah hamdallahmu
syukurmu adalah nikmatmu,
yang melekat pada dirimu
yang melekat pada hatimu,
pada hari-harimu, jalanilah
pada hari-harimu, ucapkanlah.

Sabtu, 09 Juli 2011

BACALAH BASMALAH

Wahai anakku,
bacalah basmalah
dalam setiap gerak kegiatanmu,
karena Allah selalu besertamu
karena berkat Allah akan selalu menyertaimu.
Setiap gerakmu
setiap langkahmu
setiap kegiatanmu
menjadi yang terbaik bagi dirimu
menjadi yang diridhoi bagi dirimu.
Wahai anakku,
dengan menyebut nama Allah
engkau akan selalu mengingatNya
dalam diammu
dalam perbuatanmu,
ketika engkau menyebut namaNya,
ketika engkau mengingatNya,
dengan kalimat Basmallah,
hidupmu menjadi bermakna
gerak dan diammu menjadi berpahala.
Wahai anakku,
Jika engkau mulai melangkah, bacalah basmallah
jika engkau mulai berpakaian, bacalah basmallah
jika engkau mulai makan-minum, bacalah basmallah
jika engkau mulai bekerja, bacalah basmallah,
maka bacaanmu adalah ibadahmu
maka bacaanmu adalah berkahmu.

TANGAN YANG KANAN, KAKI YANG KANAN

Wahai anakku,
Pergunakanlah tanganmu yang kanan,
saat engkau mulai memberi
saat engkau mulai mengambil
saat engkau mulai makan
saat engkau mulai minum
saat engkau mulai menyalami
saat engkau mulai memakai
Pergunakanlah kakimu yang kanan,
saat engkau mulai melangkah
saat engkau mulai keluar
saat engkau mulai masuk
di rumah kediamanmu
di rumah ibadahmu
di rumah kenalanmu
karena yang kanan menunjukkan akhlaqmu
karena yang kanan menunjukkan pribadimu.
Wahai anakku,
yang kanan adalah syariat Nabimu
yang kanan adalah golonganmu, Ashabul Yamin
yang kanan adalah kemulyaanmu,
jangan engkau rendahkan pelajaran ini
jangan engkau sulitkan pergerakan ini,
karena sikapmu adalah dirimu
karena prilakumu adalah prestasimu.
Wahai anakku,
yang kanan bermakna
yang kanan berderajat
meniti gerak ini adalah yang bermakna
meniti gerak ini adalah yang berderajat,
jadilah dirimu yang bermakna
jadilah dirimu yang berderajat Ashabul Yamin.

Jumat, 08 Juli 2011

TANGAN DIATAS, TANGAN DIBAWAH

Wahai anakku,
tangan di atas yang memberi
lebih mulya bagimu
daripada tangan di bawah yang menerima,
begitulah Nabimu mengatakannya
untuk kita semua.
Tapi mereka tidaklah hina
dalam menjalani bagian nasibnya,
mereka memiliki jalan kemulyaan yang lain,
jalan kesabaran dalam menunggu kemiskinan,
maka tanamkan dalam hatimu,
jangan pernah menghinakan mereka
jangan pernah menderitakan mereka,
karena kebenaran selalu bersama kesabaran
karena kemulyaan selalu bersama kebenaran.
Wahai anakku,
saat engkau memberi adalah kemulyaanmu,
saat engkau menerima adalah kesabaranmu,
kebenaranpun menjadi indah,
kebenaranpun menjadi nyata,
saat engkau tunjukkan keseimbangan ini
dalam pergaulanmu.